Profil Desa


  • SEJARAH SINGKAT DESA BRAJA SAKTI

Desa Braja Sakti dibuka pada tahun 1956, jawatan transmigrasi se-Way Jepara yang pada waktu itu dikepalai oleh bapak Abdullah Nuh. Peserta terdiri dari transmigrasi lokal dan transmigrasi umum. Transmigrasi lokal berasal dari kecamatan Punggur, Metro. Sedangkan transmigrasi umum berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, bahkan sebagian dari pulau Madura dan Bali.

Penempatan transmigrasi dimulai awal tahun 1957 dengan jumlah penduduk 1074 jiwa yang terdiri 358 Kepala Keluarga (KK). Sebagai transmigran penduduk Desa Braja Sakti mendapatkan jaminan hidup selama satu tahun berupa beras, minyak kelapa, ikan asin, gula, garam, dan pembagian tanah yang masing – masing Kepala Keluarga mendapatkan pekarangan 0,25 ha, calon sawah 1,00 ha, dan peladangan 0,75 ha. Disamping itu para transmigran juga mendapatkan perumahan lengkap dengan alat – alat dapur, alat – alat pertanian, serta beberapa orang mendapatkan gaduhan sapi jantan dan betina serta bibit kelapa 5 batang, cengkih, jeruk, rambutan, dan lain – lain yang masing – masing 1 batang.

Desa Braja Sakti yang luas wilayahnya 856,58 ha yang mempunyai jarak 0 km dari Kecamatan dan 30 km dari Kabupaten. Pada saat ini berpenduduk 7190 jiwa, dan terdiri dari 1806 Kepala Keluarga (KK) dengan batas – batas desa sebagai berikut :

  • Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Braja Asri
  • Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Sumberjo
  • Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Labuahn Ratu Satu dan Labuhan Ratu Dua
  • Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Braja Indah

Asal Nama Desa Braja Sakti

Braja Sakti berasal dari dua kata yakni Braja dan Sakti.

  • Braja : Ilmu atau Aji (dalam bahasa Jawa)
  • Sakti : Kehebatan bagi seorang atas Fisik dan mentalnya

Pada zaman dahulu didaerah ini ada seorang pahlawan atau nenek moyang asli masyarakat Way Jepara yang bernama “BRAJO MINAK SILEBAH”. Dan oleh pemuka atau tua – tua kampung dan unsur pemerintahan pada waktu itu mengadakan musyawarah untuk memberi nama desa pada desa – desa transmigrasi Way Jepara dengan sebutan atau nama BRAJO (BRAJA), sehingga nama desa yang dahulu disebut Vak A berubah menjadi Braja Asri, Vak B berubah menjadi Braja Sakti, Vak I berubah menjadi Braja Indah, dan seterusnya. Sedangkan beberapa desa di Kecamatan Way Jepara ada yang tidak menggunakan nama depan Braja karena desa Marga atau Kolonisasi.


BRAJA SAKTI